Focus NTB
HEADLINE SUMBAWA

Pelayanan Maksimal Di Posko Poto Tano, Dinas Perhubungan KSB tambah 6 personil

FocusNTB, Sumbawa Barat — Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat (Dishub KSB) langsung merespon cepat kebijakan Pemerintah Provinsi terkait ditiadakannya kewajiban rapid tes bagi masyarakat yang akan melakukan penyeberangan di pelabuhan kayangan dan poto tano.

Untuk memaksimalkan hal tersebut, Dishub KSB menambahkan sebanyak 6 personil di posko Covid-19 poto tano untuk mewanti wanti membeludaknya masyarakat di pulau sumbawa yang akan melakukan aktifitas penyeberangan ke pulau lombok

“Untuk di posko kami sudah mekakukan persiapan diantaranya, penambahan 6 orang personil, persiapan loket pelayanan screening kesehatan di luar gerbang pintu keluar masuk pelabuhan dan persiapan peralatan pendukung sehingga masyarakat dapat terlayani dgn baik cepat dan tepat,” kata Abdurrahman S.Ip, M.si selaku Kabid Lalu Lintas dan Angkutan pada Dishub KSB yang dikonfirmasi media tadi siang, selasa (9/6/2020).

Penambahan personil itu juga dilakukan oleh pihaknya karena ingin memberikan palayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat ditengah pandemi yang tengah mewabah selama ini. Sehingga, supaya tidak ada opini negatif terbangun terhadap pemerintah

“Masalahnya screening tes dilakukan di dermaga oleh petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP), sehingga perlu kami antisipasi banyaknya masyarakat yang akan menyebrang memerlukan surat keterangan sehat.” ujar Abdulrahman

“Kami akan terus bergerak cepat dan menyiapkan langkah-langkah tekhnis dalam memberikan pelayanan diposko kepada masyarakat.” imbuhnya

Dijelaskannya, bahwa Langkah pertama yang dilakukan yakni dengan menyiapkan loket pelayanan sesuai kebutuhan dan menyiapkan peralatan kerja seperti komputer di loket pelayanan agar lebih cepat.

Kemudian menambah personil khusus yang bertugas screning kesehatan dari yang sudah ada dari semua unsur seperti dri petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP), Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan

“Para petugas bekerja dengan sistem ship, per ship 10 orang selama 24 jam kami bagi 3 ship, keseluruhan dari unsur TNI, polri, Pol PP, dishubprov masing-masing 1 orang per ship.” pungkasnya. (Kf)

Related posts

WAKAPOLRI APRESIASI PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUNG SEHAT DI NTB

Redaksi FocusNTB

Apresiasi Keberhasilan Firin-Fud, Warga Bugis Rela Jalan Kaki

Redaksi FocusNTB

KPU Menjadi Narasumber Kegiatan Sosialisasi Desa Rarak Ronges

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment