Focus NTB
HEADLINE NEWS

Wabup KSB Buka Pelatihan Paralayang, Harapkan Instruktur Jangan Pelit Ilmu

FocusNTB, Sumbawa Barat – Saat membuka pelatihan pemandu wisata paralayang, Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Fud Syaifuddin ST mengharapkan agar Instruktur pelatihan jangan pelit ilmu untuk mengajari murid-muridnya.

“Ajarkan dengan maksimal, jangan takut menjadi seorang guru untuk menularkan ilmu kepada murid muridnya, ilmu yang semakin di tularkan maka akan semakin bermanfaat dan barokah ilmu yang di miliki oleh para instruktur ini,” kata Wabup, Sabtu (27/6/2020) pagi tadi.

Wabup juga berharap kepada para Instruktur pelatihan ini harus bisa mengajarkan disiplin kepada murid muridnya. Tapi, sebelum mengajari murid muridnya disiplin, para instruktur juga harus bisa disiplin.

“Sehebat apapun kita bekerja, sehebat apapun kemauan kita ingin berhasil, kalau tidak disiplin maka tidak akan pernah berhasil, karena salah satu syarat kesuksesan adalah disiplin” ujar bang Fud nama akrabnya Wabup disapa.

Selain itu, bang Fud meyakini bahwa Dinas Parawisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) bersama dengan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) KSB dan Kakudu Club menginginkan bagaimana parawisata di Tanah Pariri Lema Bariri ini lebih terus meningkat, wisatawan mancanegara terus meningkat.

“Tapi, dengan adanya pandemi covid-19. Ini yang menjadi tantangannya dalam meningkatkan wisatawan. Untuk itu saya harapkan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan pelatihan, InsyaAllah apa yang menjadi keingin tersebut tidak akan terganggu,” harap bang Fud.

Didalam masa pandemi ini, bang Fud melanjutkan, kita tidak boleh takut untuk terus beraktifitas dengan menerapkan protokol kesehatan. Jika kita semua terus berdiam dirumah, maka bukan wabah covid-19 yang datang, tapi wabah ekonomilah yang datang.

Bang Fud mengambil satu contoh seperti kegiatan yang berlangsung tersebut. Ia mengatakan bahwa wisata di KSB tidak akan maju kalau tidak ada orang yang datang. Begitu juga dengan kegiatan pelatihan itu, Dimana ilmu yang di ajarkan tidak akan bermanfaat jika tidak ada wisatawan yang datang.

“Kalian ini pemandu dan penikmat wisata paralayang. Nah… yang kalian perlu memandu wisata ini kan masyarakat, jadi bagaimana masyarakat bisa menikmati wisata paralayang ini jika mereka tidak data. Untuk itu, kita harus memberikan mereka keyakinan bahwa KSB siap menerima wisatawan.” ujarnya.

“Alhamdulillah… tadi malam di mantar saya sudah membuka secara resmi seluruh tempat wisata yang ada di KSB, hal ini membuktikan bahwa kita telah siap menerima kedatangan wisatawan,” pungkas bang Fud.

Ditempat yang sama, Sekretaris FASI KSB, Arif dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksaan pelatihan pemandu wisata paralayang KSB akan dilaksanakan selama satu minggu kedepan yang di ikuti oleh 35 orang peserta didik.

Selain itu, pelatihan tersebut bahwa pihak FASI KSB sudah bersurat dan berkoordinasi dengan komandan pangkalan udara selaku ketua FASI NTB dimana acara pelatihan ini sudah di setujui untuk di laksanakan.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kakudu Flaying Club yang didukung oleh AAA Flaying School atau sekolah paralayang, dimana sekolah ini sudah memiliki sertifikat serta instruktur berpengalaman serta telah mendapatkan surat oleh PP FASI yang di tunjuk sejak tanggal 3 Maret 2020,” jelasnya.

Kepada seluruh adik adik siswa pelatihan paralayang, Kami dari FASI mengharapkan agar kalian dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh sungguh, Kami juga memberi apresiasi kepada adek adek siswa pelatihan semua supaya olah raga ini bisa Go Internasional.

“Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, semoga acara ini dapat terlaksana sesuai harapan dan dapat barokah dari Allah SWT,” tukasnya.

Sementara, H. Amri MADK selaku Sekretaris Kakudu Flaying Club yang juga sebagai asisten instruktur dari AAA Flaying School menjelaskan bahwa Angkasa Aviation Academy (AAA) adalah sekolah terbang di Indonesia dengan inti manajerial, operasi, pemeliharaan dan personil pendukung yang berpengalaman.

“Instruktur dalam pelatihan ini merupakan instruktur terbang yang direkrut dari yang terbaik di antara pilot maskapai Lion group dan tentunya memiliki pengalaman dan jam terbang yang banyak dalam melakukan pelatihan,” pungkasnya. (Kf)

Related posts

Kunjungi Sumbawa Barat, Brigjen TNI Syafrial : TMMD Wujud Nyata Implementasi Tugas TNI Membangun Desa

Redaksi FocusNTB

Shalat Idul Adha di Islamic Center Berlangsung Khidmat dengan Protokol Covid-19

Redaksi FocusNTB

Roster Kerja Baru PT. AMNT Dalam Analisa Pemda KSB

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment