Focus NTB
HEADLINE NEWS

Dikbud KSB Rencanakan Sekolah Tatap Muka Mulai September

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat (Dikbud KSB) Agus, S.Pd, MM di ruang kerja

 

FocusNTB, Sumbawa Barat – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa Barat mulai September akan mempersiapkan semua satuan pendidikan untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.Kebijakan ini diterapkan setelah Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Satgas Corona Virus Disease 2019 (Covid) sudah menetapkan bahwa kondisi daerah masuk status zona kuning.

“Evaluasi sudah dilakukan secara langsung pada semua Sekolah Menengah Pertama (SMP), termasuk rapat untuk membahas persiapan pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka antara Dikbud dengan semua kepala sekolah. Hal itu sebagai bentuk persiapan melaksanakan pembelajaran secara tatap muka yang direncanakan pada September mendatang,” ungkap Agus S.Pd, MM Sekretaris Dikbud KSB kepada media FocusNTB diruang kerjanya.

Menurut Agus, sapaan akrab Sekdis, sarana pendukung dalam pelaksanaan protokol kesehatan yang menjadi bagian penting sebelum aktifitas pembelajaran secara tatap muka sudah tersedia dalam lingkungan sekolah, baik itu media cuci tangan, thermogun dan juga pengaturan jarak duduk.

“Sebagian besar sekolah sudah sangat siap jika opsi sekolah tatap muka dimulai bulan september, tinggal menunggu instruksi untuk dimulainya pembelerjaran secara tatap muka,” jelasnya.

Lanjut Agus, mengenai kesiapan satuan pendidikan menghadapi pembelajaran secara tatap muka, Dikbud dalam pekan terakhir Agustus ini akan melakukan evaluasi secara menyeluruh termasuk mendapatkan surat persetujuan dari wali murid. “Sekolah harus mendapatkan surat persetujuan dari wali murid jika akan melaksanakan pembelajaran secara tatap muka nanti,” terangnya.

Surat persetujuan tersebut dimaksud khusus untuk anak masing-masing, jadi orang tua yang tidak memberikan persetujuan aktifitas pembelajaran secara tatap muka, maka anaknya akan mengikuti pembelajaran secara daring.

READ  Pemerintah Diminta Dukung PT. AMNT Isolasi Karyawan Diluar KSB

“Sebenarnya tidak ada paksaan bahwa anak harus ikut sekolah secara tatap muka atau daring, jadi kalau setuju dengan tatap muka akan mulai masuk sekolah dan yang setuju dengan daring tetap tidak masuk sekolah atau belajar secara online dengan konsekuensi kebutuhan ditanggung orang tua masing-masing,” cetusnya.

Sementara untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) belum dipastikan waktu mulai pembelajaran secara tatap muka, karena masih menunggu jadwal atau dimulai aktifitas belajar dari tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan SMP. “Kalau tingkat SMA dan SMP sudah mulai sekolah secara tatap muka, maka tingkat SD dan TK serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan melakukan hal yang sama juga,” tutupnya.(Kf)

Related posts

Bupati KSB Terima Kunjungan Forum Wartawan Daerah Provinsi NTB

Redaksi FocusNTB

Haja Nani : Selain Kampung Wisata, Di KSB Juga Harus Ada Kampung Tenun

Redaksi FocusNTB

HUT Bhayangkara ke-75, Polres KSB Potong Tumpeng

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment