Focus NTB
HEADLINE NEWS

Kapolres KSB: Pelaku Pengrusakan Properti PT. SBM Segera Menyerahkan Diri

Kapolres Sumbawa Barat AKBP. Herman Suriyono, S.IK.,MH, didampingi Waka Polres beserta Kabag Ops dan Dandim 1628/SB dalam acara ngobrol pintar bersama sejumlah awak media.

Focus NTB, Sumbawa Barat – Dugaan adanya pengrusakan yang dilakukan oleh massa aksi dari Gerakan Masyarakat Sumbawa Barat Mencari Keadilan mendapat atensi serius dari Kapolres Sumbawa Barat, AKBP. Herman Suriyono, S.IK.,MH pada, Kamis lalu (8/10/2020). Hal tersebut dilakukan agar segala bentuk kegiatan vandalisme tidak terulang kembali.

Penyampaian pendapat diperbolehkan dan dilindungi undang-undang di Indonesia.Namum Kegiatan penyampaian pendapat harus dilakukan secara Arif dan bijaksana tanpa ada vandelisme.

“Dan kami sedang proses hukum, karena aksi teman teman GMSBMK dalam melakukan penyampaian pendapat menolak tambang di Gunung Samoan, disertai dengan pengrusakan properti milik PT. Sumbawa Barat Mineral. Apapun alasannya bahwa vandalisme tidak dibenarkan secara hukum positif negara kita ,” terang Kapolres dalam ngobrol pintar bersama sejumlah awak media, Sabtu pagi(10/10).

Kata Kapolres, segala bentuk kegiatan vandalisme, baik sifatnya merusak dan menghacurkan tidak dibenarkan
secara hukum dinegara kita. Oleh karenanya, merespon hal tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat untuk melakukan proses penyelidikan dan penyidikan.

“Saat ini sedang kita proses dan alangka baiknya dengan kesadaran dari pelaku pengrusakan, agar segera menyerahkan diri ke pihak kepolisian,” jelas Kapolres.

Selain menyoroti persoalan pengrusakan, Kapolres juga menyoroti keterlibatan anak-anak dibawah umur yang masih duduk di bangku sekolah. “Kegiatan menyampaikan pendapat dimuka umum, tolong jangan libatkan anak anak, dan jangan lakukan perbuatan pidana dengan vandalisme,” pinta Kapolres.

Terkait aktifitas PT. Sumbawa Barat Mineral (SBM) di gunung Samoan, Kapolres menegaskan bahwa aktifitas perusahaan tersebut dilengkapi dengan dokumen yang dipersyaratkan oleh negara. Artinya aktifitas tersebut jadi betul betul legal.

READ  Bertemu Wagub, IDI NTB Dukung Penerapan Perda Penanggulangan Penyakit Menular

“Berbicara legalitas secara hukum positif, PT. SBM ini perusahaan yang legal ada di KSB. Dokumen perusahaan yang dikantongi sesuai dengan dipersyaratkan oleh negara, dan bukan investasi ilegal.Dan kami TNI dan Polri harus menjamin keberlangsungan investasi di Sumbawa Barat dapat berjalan lancar,” tutup Kapolres.(Kf)

Related posts

Pangdam IX/Udayana Resmikan Dua Koramil Baru Kabupaten Sumbawa Barat

Redaksi FocusNTB

Inspektorat Lakukan Riksus Pengelolaan APBDes Di Tiga Desa

Redaksi FocusNTB

Ma’ruf Amin Minta Ulama Bantu Jaga Umat Kala Pandemi Covid-19

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment