Focus NTB
HEADLINE LOMBOK NEWS

Kampus Unram Cluster Baru di NTB, 12 Orang Terkomfirmasi Positif Covid-19

Kampus Unram kembali WFH hingga akhir Januari mendatang, suasana depan Rektorat Unram tampak sepi

FocusNTB, Mataram – Universitas Mataram (Unram) sebagai kampus negeri terbesar di NTB, saat memasuki tahun perkuliahan baru justeru kembali lockdown. Mulai dari Dosen hingga Pegawai di lingkungan Universitas Mataram (Unram) terkonfirmasi positif Covid-19.

Keterangan dari Wakil Rektor II Unram, Prof Dr. Kurniawan disampaikan untuk Rabu, 20 Januari 2021 ada tambahan 3 orang lagi yang terpapar Covid-19 di lingkungan kampus Unram.

” Jumlah itu bertambah dari sebelumnya 9 orang yang terkonfirmasi positif corona di Unram, baik dosen maupun pegawai, sehingga total yang terpapar Covid-19 di lingkungan Unram berjumlah 12 orang. Ada tambahan 3 orang terdiri dari 2 dosen dan 1 tenaga kependidikan,” ungkap Wakil Rektor II UnramProf Dr. Kurniawan, Rabu (20/1)

Pihak kampus tidak mau teledor, bahkan Rektor membuat kebijakan dengan lockdown selama 12 hari mulai dari tanggal 19-30 Januari. Dari 12 orang dinyatakan positif corona, mereka terdiri dari dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan yang tersebar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Pertanian dan Fakultas Hukum Unram, Fakultas Kedokteran.

Terkomfirmasi, jumlah dosen yang terpapar Covid-19 berjumlah 6 orang, 4 tenaga kependidikan, dan 2 mahasiswa. Dari total 12 orang yang terkonfirmasi positif Corona itu, ia mengaku belum mengetahui pasti apakah mereka pernah melakukan kontak fisik dengan orang orang yang positif Covid-19. Atau punya riwayat perjalanan keluar daerah.

Keluarnya kebijakan diliburkannya kampus tersebut tidak berarti meniadakan proses produktivitas kampus. Dosen dan tenaga pendidik tetap melakukan pekerjaan dari rumah dengan sistem (WFH). Artinya pencapaian target kinerja Unram harus tetap produktif.

“ Namun bilamana pelaksanaan pekerjaan dosen dan tenaga kependidikan (tendik) tidak dapat dikerjakan secara WFH dan memerlukan penyelesaian di kampus atau laboratorium, maka harus lebih awal mendapat persetujuan Satgas covid-19 untuk dilaksanakan di kampus,” ulas Rektor Unram, Prof Dr. H. Lalu Husni dalam surat edarannya.

READ  Bupati KSB Rakor Dengan Presiden RI, Bahas Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan

Masih keterangan Rektor Unram, Bahwa begitu juga dengan sarana kampus seperti pusat kegiatan mahasiswa (PKM) baik yang ada di universitas maupun fakultas akan ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“ Mulai dari asrama mahasiswa, sarana olahraga, kantin, serta sarana publik lainnya yang memungkinkan orang berkumpul di area kampus Unram diberhentikan sementara,” urainya.

Ia mengharapkan kepada koordinator Prodi, Ketua UPT dan Pimpinan Unit lainnya agar tetap melakukan monitoring produktivitas terhadap kinerja dosen, tendik serta unit kerja masing-masing sesuai sistem kerja yang berlaku.

Sementara dalam Surat Edaran (SE) Rektor Unram bernomor 477/UNIS.1/TU/2021 memuat beberapa poin penting untuk menghindari dan mencegah penyebaran covid-19, baik terhadap dosen, tenaga kependidikan (Tendik) dan mahasiswa.(FN/If)

Related posts

Kapolda NTB Targetkan Herd Immunity 70 Persen, Jelang World Superbike

Redaksi FocusNTB

Program Firin-Fud Pro Rakyat, Masyarakat Seran dan Rempe Pilih Lanjutkan Dua Periode

Redaksi FocusNTB

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-76 Tahun

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment