Focus NTB
HEADLINE NEWS SUMBAWA

Pemda KSB Tunjukkan Keseriusan Bangun Bandara, Pengukuran Lahan dan Pemasangan Patok Dimulai

Masyarakat Poto Tano sangat antusias dan mendukung penuh rencana Pemda KSB bangun bandara 

FocusNTB, Sumbawa Barat–Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), makin menunjukkan keseriusan dalam pembangunan Bandar Udara (Bandara) di Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano.

Bentuk keseriusan tersebut dimulai dengan melakukan pengukuran lahan dan pemasangan patok pada titik koordinat lokasi dibangunnya Bandara.

Menurut Camat Poto Tano, Agusman S.Pt kepada media ini menyampaikan, Rabu (26/04/2021), berkat kebersamaan dan kekompakan tim fasilitasi pembangunan bandara proses pengukuran lahan dan pemasangan patok berjalan dengan aman dan lancar. Dan patut kita syukuri, bahwa kemudahan dalam proses pembangunan bandara juga atas dukungan dan partisipasi dari masyarakat Poto Tano.

Nampak Kepala Kecamatan (Camat) Poto Tano, Agusman S.Pt saat turun melakukan pengukuran lahan dan pemasangan patok di lokasi pembangunan bandara

Camat yang akrab disapa Daeng Agus ini juga menyampaikan, nanti setelah rampung dilaksanakan proses pengukuran dan pemasangan patok lokasi bandara, akan dilanjutkan dengan penyusunan KJPP.

“Penyusunan KJPP merupakan tahapan pertek dan penilaian publik oleh Konsultan Jasa Penilai Publik, dan kita do’akan agar hal ini secepatnya dilakukan,” ujar Daeng Agus.

Ia juga berharap kepada semua pihak, agar memberi dukungan penuh dalam proses pembangunan bandara karena akan mendatangkan perubahan ekonomi bagi masyarakat Sumbawa Barat dan Poto Tano pada khususnya.

“Kami meyakini dan percaya, akan banyak manfaat dari pembangunan bandara nantinya, tidak hanya dari sisi ekonomi namun dari kesempatan kerja juga akan terbuka luas dan terutama sektor pariwisata kita akan menjadi bergairah. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar dan harapan dari niat baik Pemda KSB dan pihak investor ini,” Pungkas Camat Poto Tano.

READ  Kasat Pol PP Sampaikan Permohonan Maaf

Camat Agusman S.Pt saat bersama tim pengukuran lahan dan pemasangan patok

Sementara Bupati Sumbawa Barat, Dr.Ir.H.W. Musyafirin MM, dalam rapat koordinasi bersama tim percepatan dan tim fasilitasi pembangunan bandara, di Graha Fitrah, Selasa, (20/4/2021), menyatakan, bahwa seluruh biaya dari proses persiapan hingga terbangunnya bandara menjadi tanggung jawab pihak investor.

“Sedangkan Pemda KSB hanya sebagai inisiator dari proses pembangunan bandara, akan tetapi dari seluruh biaya akan ditanggung pihak PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan seluruh biaya pembangunan besar tanpa melibatkan dana baik bersumber dari APBD maupun APBN,” ucap Bupati.

Bupati dua periode ini juga menjelaskan, pembangunan bandara merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap konektivitas transportasi daerah. Dimana pembangunan bandara akan menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat KSB.

“Sebab, meski memiliki sumber daya alam yang luar biasa, konektivitas KSB dengan wilayah luar menjadi kelemahan saat ini,” ulasnya.

Masih keterangan Bupati, hadirnya bandara kelak akan berperan sebagai sarana transportasi udara, dan yang utama akan mampu menghubungkan KSB dengan wilayah-wilayah lain di Indonesia.

“Secara tidak langsung sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat pun tentu akan meningkat melalui kehadiran bandara ini nantinya. Dan patut kita syukuri, karena setelah dilakukan sosialisasi hampir seluruh masyarakat Kiantar menyatakan persetujuan mereka atas pembangunan bandara ini,” beber Bupati.

Terkait Lokasi bandara, jelas Bupati, rencananya akan dibangun di lahan belakang Kantor Desa Kiantar. Sedangkan landasan pacu bandara direncanakan sepanjang 2,1 km, dengan lebar 300 meter. Dan Bupati juga menaruh harapan agar tidak ada lagi transaksi setelah sosialisasi dilakukan.

“Semoga setelah pembebasan lahan sampai dengan penerbitan hak guna bangunan tidak ada kendala. Kami dari pemerintah daerah akan membantu memfasilitasi semua syarat dan dokumen yang menjadi kewenangan kabupaten hingga tuntas,” pungkas Haji Firin akrab disapa. (Fn-Kf)

READ  Bupati KSB : "Instrumen PDPGR Resep Jitu Gerakkan Partisipasi Masyarakat"

Related posts

Kanit II Tipidter Sat Reskrim Polres Sumbawa Barat Rakor Bersama Disnakertrans KSB

Redaksi FocusNTB

Tak Ingin Kehadiran PT SBM, Warga Sekitar Konsesi Bentang Spanduk Penolakan

Redaksi FocusNTB

Komisi II KSB Dorong Bulog Awasi Harga Beli Gabah Saat Panen Serentak

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment