Focus NTB
HEADLINE NEWS SUMBAWA

Kehadiran Investasi Dapat Memicu Pertumbuhan Ekonomi KSB Yang Lebih Baik

Dr.KH. Zulkifli Muhadli, SH.,MM Bupati Sumbawa Barat Periode 2005-2015

FocusNTB, Sumbawa Barat – Keberadaan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), belum memiliki nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat, baik dalam membuka lapangan kerja baru, peningkatan ekonomi dan tumbuhnya sektor pariwisata.

Pasalnya, keberadaan potensi SDA tersebut belum dikelola secara maksimal dikarenakan masih minimnya investasi yang masuk di KSB. Sehingga diharapkan rencana besar dari Pemerintah Sumbawa Barat untuk membangun bandara Kiantar harus mendapat dukungan penuh dari semua pihak.

Menurut Dr.KH. Zulkifli Muhadli, SH.,MM Bupati KSB periode 2005-2015, yang dibutuhkan KSB saat ini adalah konektivity, sehingga kehadiran bandara akan mendatangkan multiplayer efek bagi masyarakat dan menjadi sumbu yang dapat memicu perekonomian daerah kedepannya.

“Sudah selayaknya kehadiran pembangunan bandara Kiantar ini memberikan multiplayer efek bagi perekonomian masyarakat. Dan rencana pembangunan bandara akan mampu meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat setempat, meningkatnya tingkat kesejahteraan, menciptakan iklim bisnis lokal, dan menghasilkan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ungkap Dr.KH. Zulkifli Muhadli, SH.,MM kepada media Focus NTB saat ditemui dikediamannya, Selasa pagi (01/06/2021).

Selain itu, kata Buya Zul akrab disapa, bahwa dalam proyek apa saja selalu ada manfaat dan mudharat, tidak ada suatu hal didunia ini 100 persen manfaat dan nol persen mudarat dan begitupun sebaliknya.

“Sehingga perlu dianalisa terlebih dahulu, mana lebih besar manfaat dari mudratnya. Ketika lebih besar manfaatnya maka pembangunan bandara harus didukung penuh oleh semua pihak karena yang kita butuhkan saat ini adalah konektivity,” papar Buya Zul yang dikenal murah senyum ini.

Lebih lanjut Buya Zul menyampaikan, dalam pembangunan bandara ini tidak ada kesalahan ataupun mendzolimi rakyat karena tanpa sepeserpun menggunakan APBD ataupun ABPN dan masyarakat juga tidak dirugikan karena lahan dibayar diatas harga NJOP.

READ  Kapolsek Seteluk Bersama Bhayangkari Distribusi Air Bersih Hut Bhayangkara ke-74

“Saya menyambut dengan gembira rencana pembangunan bandara ini dan mudah-mudahan berjalan lancar, perencanannya bagus, sosialisasinya juga maksimal dilakukan oleh Pemda dan harga yg diberikan untuk pembebasan lahan sangat bagus dibandingkan dengan NJOP dan harga tanah disekitar Kiantar,” Jelas Buya.

Tambah Buya Zul, kehadiran bandara yang representatif juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka akses nasional, baik barang maupun manusia. Apalagi Bandara Kiantar yang sudah direncanakan sejak KSB berdiri akan didarati pesawat besar seperti boing

“Ini menambah peluang usaha, menambah lapangan kerja baru, dan meningkatkan kunjungan wisata, dan produk-produk lokal UMKM kita dapat dipasarkan keluar,” ujar Buya Zul.

Masih keterangan Buya Zul, tujuan dari pembangunan bandara, tak lain merupakan bagian dari pembangunan maupun pengembangan sarana dan prasarana transportasi sehingga dapat memperlancar mobilitas arus manusia, barang, dan jasa.

“Saya menilai kehadiran bandara baru akan meningkatkan pembangunan perekonomian. Diseputaran bandara akan tumbuh usaha-usaha baru seperti hotel, kos-kosan, warung, kios dan termasuk bisnis dibidang transportasi juga tumbuh seperti tukang ojek, taxi dan travel dari dan luar bandara,” tambah Buya.

Selain itu jelas Buya Zul, salah besar jika mengasumsikan warga akan kehilangan pekerjaan dengan adanya pembangunan bandara, justru kehadiran bandara akan membuka lapangan kerja, itulah yg disebut ada efek lain dari yang tidak langsung dari keberadaan bandara. Dan nantinya akan banyak orang datang KSB, orang yang datang pasti punya kebutuhan.

“Untuk itu, ada 4 M yang akan membuat ekonomi berputar dalam suatu daerah, pertama ada money (uang), man (manusia), market (pasar) dan machine (mesin). Kemudian out put dari 4 aspek ini akan berdampak positif terhadap pengembangan ekonomi masyarakat secara meluas kedepannya,” ulas Buya Zul.

READ  Nasdem Gelar Rakoorwil, Wakil Bupati KSB Resmi Bergabung

Terakhir Buya Zul berpesan, diharapkan semua pihak memberikan dukungan dalam pembangunan bandara, karena ini murni menggunakan dana dari investor, apalagi dihubungkan dengan smelter dan beserta industri turunannya sehingga akan merangsang banyak investasi masuk ke KSB.

“Kita juga perlu mengacu dengan kehadiran bandara di Bajo, sebelumnya putaran ekonomi didaearah setempat mati, namun setelah kehadiran bandara ekonomi tumbuh dan lapangan kerja terbuka. Dan kita boleh tidak setuju dengan pembangunan bandara, karena itu menjadi hak masing-masing individu, tetapi tanpa harus menghalangi dari proses pembangunan bandara itu sendiri,” tutup Buya Zul.(Fn-Kief).

Related posts

Anggota Piket SPKT dan Patroli Sat Sabhara Polres Sumbawa Barat Berhasil Amankan Aksi Balap liar

Redaksi FocusNTB

Gempa Magnitudo 5,4 Kembali Guncang Sumbawa Barat

Redaksi FocusNTB

Komisi II KSB Dorong Bulog Awasi Harga Beli Gabah Saat Panen Serentak

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment