Focus NTB
HEADLINE NEWS SUMBAWA

Melalui Puskesos, Kemensos RI Kuatkan Perangkat Daerah

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M saat menyampaikan kata sambutan dalam Sosialisasi Persiapan Pembentukan Puskesos – SLRT

FocusNTB, Sumbawa Barat — Guna meningkatkan kredibilitas data masyarakat kurang mampu, Kementerian Sosial RI melakukan penguatan perangkat di daerah melalui Puskesos di tingkat Desa/Kelurahan dan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) di tingkat Kabupaten/Kota.

Kehadiran Puskesos-SLRT ini diharapkan mampu mengidentifikasi keluhan masyarakat miskin dan rentan, melakukan rujukan dan mengidentifikasi keluhan untuk selanjutnya dilakukan pemantauan penanganan keluhan dan memastikan keluhan tersebut ditangani dengan baik.

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M. menghadiri kegiatan Sosialisasi Persiapan Pembentukan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) – Program Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Kab/Kota dan Desa/Kelurahan Tahun 2021.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kedai Sawah Resto, Kamis (24/6/2021). Turut dihadiri Trainer Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung, Dr. Danyi Riani, Penjabat Sekretaris Daerah KSB, Kepala Bappeda KSB, Kepala Dinas Sosial KSB, dan Kepala Dinas Dukcapil KSB.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M mengapresiasi program yang telah dijalankan Pemerintah sejak tahun 2016 hingga sekarang ini. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergitas dalam upaya memastikan pelayanan publik kepada masyarakat miskin dan rentan dapat terselenggara tepat sasaran, cepat, responsif dan terintegrasi guna membantu tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Melihat sistem kerja Puskesos-SLRT dilakukan oleh orang-orang yang memiliki semangat ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh, maka sudah sepatutnya SDM yang tergabung di dalamnya memiliki keuletan, kepekaan dan responsive terhadap kondisi dan permasalahan yang ada dalam masyarakat,” kata Bupati.

Memiliki semangat yang sama dengan Program Puskesos – SLRT, KSB juga memiliki Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR).

READ  Bantu Kelompok Usaha Ditengah Pandemi, Muhammad Nasir Salurkan Bantuan

“Kita punya Pariri Lansia dan Pariri Disabilitas, selain itu melalui Baznas, kita telah mampu melakukan pendataan masyarakat miskin dan rentan sebanyak 3,32%. Kami menyebutnya dengan FM 332 atau Fakir Miskin 332 sebanyak 1.586 KK yang disantuni sebesar Rp 250.000 perbulan,” ungkap Bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati meminta agar langkah-langkah kongkrit di lapangan harus dilakukan agar keberadaan Puskesos – SLRT nantinya dapat disinergikan dengan program dan layanan yang dikelola oleh Pemerintah baik Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota maupun non-pemerintah.

“Sistem apapun yang kita bangun, yang terpenting adalah mengutamakan integritas dan kejujuran,” pungkas Bupati.(FN-Kf)

Related posts

Ucapan Selamat Kepala Dinas Koperindag KSB Atas Rekor Muri Bupati Sumbawa Barat

Redaksi FocusNTB

Program Pamsimas III Dan KOTAKU Tuntas, Aset Dan Pengelolaan Diserah Terimakan

Redaksi FocusNTB

Batu Rotok Berduka, Gubernur NTB Serukan Gerak Cepat Tangani Kebakaran

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment