Focus NTB
HEADLINE NEWS SUMBAWA

Poto Tano Layak Menjadi Kecamatan STBM, Capaian 5 pilar STBM Hingga 89,17 Persen

FOTO. Camat Agusman, S.Pt saat membacakan deklarasi tuntas STBM Pilar 4 dan 5 bersama Kepala Desa Se-Kecamatan Poto Tano

FocusNTB, Poto Tano — Tim verifikasi STBM Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menilai Kecamatan Poto Tano layak menjadi kecamatan yang mampu melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Penilaian tersebut didasarkan atas capaian 5 pilar STBM Kecamatan Poto Tano yang terungkap pada saat acara deklarasi tuntas pilar 4 dan pilar 5 di Lapangan Desa Senayan KSB.

Ketua Pokja STBM Kabupaten Sumbawa Barat, Benny Tanaya manyampaikan hasil verifikasi STBM penuntasan pilar 4 dan pilar 5, bahwa Kecamatan Poto Tano layak menjadi Kecamatan STBM dengan atas capaian 5 pilar STBM hingga 89,17%.

Benny Tanaya, S.Adm ( Ketua Pokja STBM KSB ), Wabup KSB Fud Syaifuddin, ST, Camat Poto Tano Agusman, S.Pt dan Seluruh Kades Kecamatan Poto Tano dalam sesi foto bersama

“Keputusan ini merupakan hasil verifikasi dari tim verifikasi STBM kecamatan dan tim verifikasi STBM Kabupaten Sumbawa Barat yang dilakukan pada Rabu, 23 Juni 2021. Tersisa tinggal 10,83% dan mudah-mudahan rekomendasi kami ini sebelum kegiatan deklarasi STBM tingkat kabupaten. Insya Allah kita bersama- sama dapat menuntaskan sisa 10,83%,” ucap Benny dalam acara deklarasi tuntas STBM Kecamatan Poto Tano di Desa Senayan, Kamis (24/6/2021).

Sementara Agusman, S.Pt., Selaku Camat Poto Tano menjelaskan, bahwa Kecamatan Poto Tano behasil menuntaskan pilar 4 dan pilar 5 STBM hingga hari deklarasi. Dimana capaian Progres STBM nya mencapai 91%. Capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak seperti ASN, PTT, dan agen PDPGR, Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan Masyarakat.

“Mewakili Pemerintah Kecamatan, saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mengambil bagian dalam menuntaskan pilar 4 dan pilar 5 STBM. Sebab tanpa kehadiran dan sinergitas saudara-saudara semua, tentu apa yang akan kita capai saat ini tidak akan berarti apa-apa, karena berkat kegigihan dan semangat itulah hasilnya nyata kita bisa rasakan,” ungkap Daeng Agus akrab camat Poto Tano disapa.

READ  Nasdem Berlabuh ke Petahana, Firin-Fud dipastikan Lawan Kotak Kosong

Selain itu, dijelaskannya, progres pilar 4 dan pilar 5 STBM di Kecamatan Poto Tano yang baru mencapai 91% terdapat beberapa kendala pada sejumlah desa seperti di Desa Poto Tano, dari 400 lebih rumah, masih tersisa 283 rumah (8%) yang belum tertangani.

“Hal itu, karena kondisi struktur tanah di Desa Poto Tano yang menyulitkan dalam pelaksanaan program. Kendalanya cukup rumit, dimana kami bersama tim di lapangan saat menggali membuat sumur resapan, baru digali 20-50 cm, airnya sudah meluap dari dalam. Dikarenakan yang digali merupakan air laut yang masuk ke permukiman warga setiap hari. Meskipun demikian, para ASN, PTT, Eks Agen dan Agen PDPGR tidak patah semangat,” jelasnya.

Kemudian kendala kedua, lanjutnya, terjadi di Desa Mantar Poto Tano. Untuk Desa itu, kondisi struktur tanah pekarangan yang berbatu membuat lubang serapan tidak sesuai keinginan, karena berbentuk persegi dan mengikuti struktur batu.

“Pada saat digali, di celah batu terdapat tanah ruang yang bisa digali dan bentuknya bisa bersegi tiga, dan berkelok-kelok. Namun patut kita syukuri, kondisi itu bisa diselesaikan Kepala Desa Mantar selama satu minggu dengan pencapaian angka 87%. Kami sangat salut, warga Mantar selain tekun juga sangat mandiri dalam menyelesaikan pilar 4 dan pilar 5 STBM,” pungkasnya.

Diketahui Kecamatan Poto Tano harus menangani 3.331 rumah, 3.512 Kepala keluarga, dan sebanyak 12.462 Jiwa. Dari hasil kerja tim verifikasi tingkat Kabupaten, Penanganan pilar 4 dan pilar 5 STBM berada pada angka 89,17 % dan dinyatakan layak untuk melakukan deklarasi.(FN-Kf)

Related posts

Bupati KSB Ajak Masyarakat Syukuri Nikmat Kemerdekaan Di HUT RI Ke-75

Redaksi FocusNTB

Pembangunan Bandara Kiantar Menjadi Penopang Industrialisasi Di Maluk

Redaksi FocusNTB

Bupati KSB Terima Kunjungan Danrem 162/WB

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment