Focus NTB
HEADLINE NEWS SUMBAWA

Pelaku Pengancaman Dokter RSUD Asy-Syifa Minta Maaf, Akhirnya Damai

FOTO. HM didampingi pihak keluarga saat membuka ruang mediasi bersama management RSUD Asy-Syifa, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Sumbawa Barat  bertempat di Aula Reskrim Polres Sumbawa Barat

FocusNTB, Sumbawa Barat — Terduga pelaku pengancaman salah satu pegawai yang tengah bertugas di IGD RSUD Asy-Syifa akhirnya meminta maaf. Permohonan maaf tersebut, disampaikan beberapa waktu lalu di Aula Rapat Reskrim Polres Sumbawa Barat pada, Selasa (14/09/2021).

Terduga pelaku bernama HM, yang saat itu didampingi keluarga secara langsung meminta maaf kepada perwakilan management RSUD Asy-Syifa dan Ketua IDI Cabang Sumbawa Barat atas insident pengancaman sehingga harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Dalam mediasi tersebut, permohonan maaf baik yang disampaikan terduga pelaku dan keluarga diterima oleh perwakilan RSUD Asy-Syifa dan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sumbawa Barat, sehingga berujung damai.

HM terduga pelaku pengancaman salah satu pegawai di RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat

“Melalui kesempatan ini, saya atas nama pribadi menyampaikan permohonan maaf kepada pihak RSUD dan Organisasi Ikatan Dokter Indonesia diseluruh Indonesia, khususnya IDI Cabang Sumbawa Barat, atas sikap saya sehingga membuat rasa tidak nyaman. Saya mengakui khilaf dan saya berharap kita bisa menjadi keluarga dan merajut hubungan yang lebih baik lagi,” kata HM saat dilakukan mediasi di Polres Sumbawa Barat.

HM mengakui, pada saat terjadinya pengancaman tersebut, dirinya tengah khilaf dan terpancing emosi karena memikirkan kondisi orang tuanya yang saat itu tengah dirawat di RSUD Asy-Syifa.

“Atas kondisi itu, kemudian membuat saya khilaf dan gelap mata sehingga terjadinya aksi pengancaman. Ini murni diluar batas kontrol karena secara spontan,” ungkapnya.

Masih lanjut HM, memang berat dalam hidup ini menerima permintaan maaf dari orang yang telah menyakiti kita. Dan dirinya mengakui, bahwa dari kejadian ini akan mengambil hikmah dan lebih mengintrospeksi diri kedepan.

READ  Bhabinkamtibmas Desa Mantar Dampingi Tim Vaksinator RSUD Asy Syifa Melaksanakan Vaksinasi di Desa Binaan

“Dari hati yang paling dalam beserta keluarga besar, saya meminta maaf sekali kepada management RSUD Asy- Syifa dan Ketua IDI Cabang Sumbawa Barat. Ini murni karena khilafan dan bentuk keteledoran semata, saya mengakui bahwa apa yang saya lakukan ini salah dan berkonsekwensi hukum. Semoga semua pihak yang hadir mewakili RSUD Asy-Syifa dan IDU Sumbawa Barat menerima permintaan maaf ini,” Ulas HM dalam mediasi tersebut.

Sementara, M. Fitrah Jaya mewakil RSUD Asy Syifa menerima permintaan maaf dari HM terduga pelaku pengancaman. Dan menyampaikan permohonan maaf atas kurangnya pelayanan saat pegawai kami bekerja.

“Kami meminta maaf jika dalam pelayanan kami masih ada yang kurang, tapi kami sudah berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada semua pasien. Karena disadari atau tidak, memang tidak bisa kita memuaskan banyak orang dan semua pasti ada plus minusnya,” tukasnya.

Selain itu, lanjutnya dalam mediasi itu, kami mewakil korban, bahwa permintaan maaf dari pelaku dan pihak keluarga sudah diterima dan beliau pak dokter tidak ada dendam sedikitpun dalam persoalan ini.

“Itulah kenapa kemudian beliau sudah 1,5 tahun bekerja dan betah menetap di Sumbawa Barat, dan semoga atas insident itu tidak terulang kembali kemudian hari dan menjadi pembelajaran bagi kita semua,” tutupnya.

Ditempat yang sama mewakili pihak keluarga, Hasanuddin Boy juga turut menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang telah terjadi, khususnya disampaikan kepada managemen RSUD Asy-Syifa dan Ketua IDI Cabang SumbawaBarat.

“Mewakili seluruh keluarga besar, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang hadir dalam pertemuan ini. Dan khilafan yang dilakukan oleh salah satu anggota keluarga sebagai bahan evaluasi kami dikeluarga,” Ucap Boy akrab pria ini disapa.

READ  Banjir Dukungan, Paslon Firin-Fud Jadi Calon Tunggal Pilkada KSB

Dan kami minta maaf juga, jika kami sedikit terlambat untuk membuka ruang mediasi dalam persoalan ini. Karena kami tidak mau gegabah dalam menyelesaikan sebuah persoalan agar tidak salah langkah.

“Berpikir dewasa dan menjadi bijaksana sangat dibutuhkan dalam situasi saat ini. Semoga kita bisa menjadi bagian dari keluarga dan mulai hari ini kita bersaudara. Terimakasih banyak sudah mau membuka saluran dialog bersama dalam penyelesaian masalah yang tengah kita hadapi,” paparnya.

Pantauan media ini, dalam proses mediasi tersebut permohonan baik dari terduga pelaku dan keluarga diterima dan berakhir damai. Sehingga pihak keluarga berharap agar persoalan ini segera clear dan antara kedua belah pihak bisa saling memaafkan.

Turut Hadir dalam kesempatan itu antara lain, Kanit Pidum Polres Sumbawa Barat beserta Anggota, Kabid KIRM RSUD Asy-Syifa Makasau, M. Fitrah Jaya Kasi Humas dan Hukum RSUD Asy-Syifa, dr Ali Praja Muda Kirana selaku Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sumbawa Barat, HAM terduga pelaku didampingi pihak Keluarga, Hasanuddin Boy, Ruslan Bolin, Firmansyah dan Zulkifli Bujir.(FN)

Related posts

Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila

Redaksi FocusNTB

Ucapan Selamat Fahmi SE Kepada Bupati Sumbawa Barat

Redaksi FocusNTB

Kapolres KSB Silaturrahmi Dengan Forkopincam Seteluk, Tekankan Sinergitas Semua Elemen

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment