Focus NTB
HEADLINE NEWS SUMBAWA

Dikbud KSB Rehab 3 Ruang Kelas Jenjang SMP

FocusNTB, Sumbawa Barat¬†— Ruang kelas adalah fasilitas umum yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, bangunan tersebut harus memenuhi standar kenyamanan dan kekuatan yang dipersyaratkan.

Dimana, hal itu tertuang didalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk SD/MI,SMP/MTs dan SMA/MA.

Jadi, untuk memenuhi standar kenyamanan dan keamanan sebagaimana diatur dalam Permendiknas tersebut. Maka ditahun 2021 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah merehab sebanyak 3 Ruang Kelas Sekolah jenjang SMP.

Kadis Dikbud, Drs. Mulyadi, M.Si melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Lutpiah Ruswati, S.Pd., M.Pd mengatakan, ke-3 sekolah yang direhab ruang kelasnya tersebut yakni 1 ruang kelas SMP 6 Taliwang, 1 ruang kelas SMPN Brang Rea dan 1 ruang kelas SMPN Jereweh.

“Hal ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas layanan pendidikan dasar,” kata Kabid Pembinaan SMP, Lutpiah Ruswati, S.Pd., M.Pd saat diwawancarai media diruangan kerjanya, Jum’at (22/10/2021).

Direhabnya ke-3 ruang kelas tersebut, kata Lutpiah, karena belum berstandar dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) terkait sarana dan prasarana yang tidak memadai sehingga mengurangi kenyamanan belajar bagi para peserta didik disekolah itu.

“Inikan untuk memberikan pelayanan kepada peserta didik sehingga lebih nyaman, lebih tersandang dan mendapatkan pelayanan yang setandar karena hal itu merupakan hak mereka yang harus didapatkan disatuan pendidikan,” jelasnya.

Ia mengakui, bahwa masih banyak sekolah yang telah mengajukan melalui sistem aplikasi agar ruang kelas disekolah tersebut untuk dapat direhab. Namun karena keterbatasan anggaran dari APBD maupun APBN sehingga diberilah prioritas-prioritas.

“Pengajuan yang dilakukan oleh para guru memang merupakan kenyataan yang ada, akan tetapi semuanya tidak bisa dieksekusi sekaligus karena keterbatasan anggaran yang ada. Sehingga proses rehabnya dilakukan berkala dengan skema prioritas,” pungkasnya.(Fn-Kief)

READ  Bhabinkamtibmas Maluk Lakukan Koordinasi Penerima Bantuan Gas Elpiji

Related posts

Boyong Kepala OPD, Gubernur NTB Ingin Dengar Keluhan Warga Kabupaten Bima

Redaksi FocusNTB

Keinginan Haji Yandri Tidak Logis, Tanahnya Dijual Terlalu Mahal

Redaksi FocusNTB

Wakil Bupati KSB Meletakkan Batu Pertama Program KOTAKU Di Kelurahan Arab Kenangan

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment