Focus NTB
HEADLINE NEWS

Mark Zuckerberg Harusnya Mundur Pimpin Facebook

FOTO. Mark Zuckerberg CEO Facebook

FocusNTB – Ekskaryawan Facebook yang juga jadi pelapor kasus Facebook Papers, Frances Haugen, menyebut Mark Zuckerberg harusnya mundur dari posisi CEO. Menurut Haugen, para pemegang saham harusnya dapat memilih CEO.

“Saya pikir Facebook akan lebih kuat jika memiliki seseorang yang fokus pada keselamatan,” kata Haugen, dikutip dari CNBC, Selasa (2/1).

Ketika ditanya wartawan, Frances Haugen berbicara mengenai suara mayoritas Zuckerberg di perusahaan berkat saham yang dimilikinya. Zuckerberg memang memiliki kontrol kuat atas arah perusahaan berkat struktur saham kelas ganda Facebook.

Hal ini memberi Mark Zuckerberg mayoritas saham dengan hak suara dan membuat hampir tidak mungkin bagi dewan atau pemegang saham untuk memaksanya keluar dari Facebook Inc yang kini bernama Meta.

Selain itu, Mark Zuckerberg mengaku tidak berniat untuk mundur dari posisinya dalam waktu dekat. Apalagi nilai saham Facebook (Meta) naik hampir 21 persen pada tahun ini.

Sekadar informasi, komentar di atas adalah hal terjauh yang dilakukan Haugen untuk meminta Mark Zuckerberg mundur dari puncak kepemimpinannya.

Frances Haugen telah berulang kali mengatakan, dia memutuskan membocorkan dokumen internal perusahaan karena dirinya peduli dan percaya pada Facebook dan kapasitasnya untuk berubah.

“Saya pikir tidak mungkin perusahaan akan berubah jika dia (Mark Zuckerberg) tetap menjadi CEO. Dan saya berharap dia dapat melihat, ada begitu banyak hal baik yang bisa dilakukan di dunia dan mungkin ini adalah kesempatan bagi orang lain untuk mengambil kendali,” kata wanita berjulukan Facebook wistleblower ini.

READ  TNI-Polri di Sumbawa Gelar Patroli Pendisiplinan Penegakan Prokes Covid-19 Dan Imbauan PPKM Mikro

Related posts

Gagal Transaksi Narkoba Di KTC, Pemuda Asal Brang Rea Di Ciduk

Redaksi FocusNTB

Kadis Koprindag KSB Akan Mengubah 10 Koperasi Jadi Syariah

Redaksi FocusNTB

Menyosong World Superbike, Kapolda NTB Target “herd immunity” 70 persen

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment