Focus NTB
HEADLINE NASIONAL NEWS

Kapolres Tebing Tinggi Dicopot, Gara-Gara Istri Pamer Uang di Tik Tok

FOTO. AKBP Agus Sugiyarso bersama istri

FocusNTB, Tebing Tinggi — Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Agus Sugiyarso akhirnya dicopot dari jabatan, terkait kasus video tiktok istrinya viral memamerkan uang saat arisan di media sosial.

Pencopotan itu berdasarkan ST (Surat Tugas) Kapolri No ST/2280/X/KEP/2021 tertanggal 31 Oktober 2021. dan saat ini Polda Sumut sedang mempersiapkan pengganti untuk bertugas di Polres Tebingtinggi.

Kabarnya, posisi AKBP Agus diganti Karoops Polres Metro Jakarta Barat AKBP Mochamad Kunto Wibisono. Namun hal ini belum terkonfirmasi.

Informasi pencopotan ini diperoleh dari Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak usai rapat seluruh Kapolres di Aula Tribrata Jalan Sisingamangaraja KM 10,5 Kota Medan, Senin (1/11/2021) malam.

Tetapi hari ini sebagai tanggungjawab suaminya, Kapolres saya tarik ke Polda dalam rangka evaluasi dan baru saja saya serah terima jabatan. Nanti kita akan tunjuk pelaksana tugasnya,” kata Irjen Panca.

Selain itu, kata Panca, pihaknya selaku pimpinan Polri di Sumut telah mengambil langkah untuk menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Setiap anggota Polri untuk hati-hati dan waspada terhadap penggunaan sarana media sosial terlebih khususnya gambar yang menampilkan kegiatan yang bisa menimbulkan persepi hedonisme.

Dalam ST tersebut AKBP Agus Sugiyarso dimutasi ke Pamen Polda Sumut dalam rangka evaluasi jabatan. Santer terdengar, pencopotan ini diduga erat kaitannya dengan apa yang dilakukan istrinya di media sosial beberapa waktu lalu.

Video wanita yang diduga istrinya memamerkan uang viral di medsos. Tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan peraturan Kapolri tentang menghindari gaya hidup mewah.

Bahkan, AKBP Agus pun sudah sempat diperiksa Propam Polda Sumut sebelum akhirnya dicopot dari jabatannya.

READ  DPMPTSP KSB Gelar Bimbingan Tekhnis Penanam Modal Bersama Sejumlah Perusahaan

Sementara, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan mutasi dan promosi ini dilakukan sebagai penyegaran organisasi dan komitmen Kapolri untuk menindak anggota yang salah.

Penyegaran organisasi dan komitmen Bapak Kapolri yang salah dicopot,” kata Argo dikutip dari detik.com, Senin (1/11/2021). (**)

Sumber : Taruna Global News

Related posts

Haja Nani : Selain Kampung Wisata, Di KSB Juga Harus Ada Kampung Tenun

Redaksi FocusNTB

Unit Sat Samapta Polres KSB, Gelar Patroli Skala Besar Dan Penyaluran Bansos

Redaksi FocusNTB

Bupati Apresiasi Ikhtiar Gertakpedis Kecamatan Brang Rea

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment