Focus NTB
HEADLINE NEWS

Kadis Pertanian Turun Sidak, Pemasok Daging dari Luar KSB Tak Kantongi Izin

FOTO. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat, Suhadi, SP.,M.Si Saat Melakukan Inspeksi Mendadak di Pasar Tanah Mirah

FocusNTB, Sumbawa Barat — Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Suhadi, SP.,M.Si melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tanah Mirah Taliwang pada, Jum’at (03/12/2021)

Hal itu dilakukan, karena akhir-akhir ini banyak pasokan daging yang masuk dari luar KSB tanpa mengantongi izin. Dimana izin tersebut menjadi syarat utama bagi pemasok karena berhubungan dengan lalu lintas.

“Ditemukan fakta-fakta dilapangan bahwa sejumlah daging yang dipasok dari luar KSB tanpa mengantongi izin. Kami tidak menolak daging masuk dari daerah lain, tapi harus sesuai prosedur,” kata Kadis Pertanian Sumbawa Barat Suhadi, SP.,M.Si melalui sambungan via selular kepada media ini pada, Minggu (05/12/2021)

Masih keterangan Suhadi sapaan akrab Kadis, berdasarkan Perda Provinsi NTB nomor 4 tahun 2020 tentang Tata Niaga Ternak, setiap orang atau pelaku usaha peternakan yang memasukkan dan/atau mengeluarkan ternak dan produk hewan ke dalam atau keluar Daerah Provinsi dan/atau lintas Kabupaten/Kota dalam Daerah Provinsi wajib memiliki izin.

“Dan Izin ini dikeluarkan oleh Gubernur melalui Dinas Perijinan Provinsi NTB (DPMPTSP). Jika izin sudah dikantongi, maka kami tidak ada kewenangan untuk melarang bagi pamasok daging dari luar KSB,” ungkap Kadis Suhadi yang dikenal tegas ini.

Sampai saat ini, sambung Kadis Suhadi, KSB masih tetap mengeluarkan rekomendasi menerima daging dari luar walaupun secara terbatas, termasuk daging ayam atau ayam hidup. Rekomendasi ini dikeluarkan dengan pertimbangan ketersediaan ternak lokal dan jumlah kebutuhan di dalam KSB sendiri.

“Jika rekom ini dihentikan total maka akan terjadi kelangkaan, karena produksi kita belum mencukupi. Sehingga masyarakatlah yang akan dirugikan. Tugas kita adalah bagaimana agar ayam lokal bisa diserap pasar dengan tingkat harga yang wajar,” ulas Kadis Suhadi.

READ  Pelatihan UMKM Kewirausahaan Mandiri Di KSB Resmi Di Buka Bupati

Terakhir Kadis mengingatkan kepada pemasok daging dari luar KSB, Dalam Perda No 4 Tahun 2020 Tentang Tata Niaga Ternak sudah jelas diatur, barangsiapa yang memasukkan hasil-hasil ternak harus terlebih dahulu memiliki izin memasukkan yang dikeluarkan oleh OPD dan instansi terkait.

“Jika tidak mengantongi izin, sanksi pidana dan denda menanti,” pungkas Kadis Suhadi menutup pembicaraan.(Fn-Kief)

Related posts

HUT PDIP ke-48, Kaharuddin Umar Potong Tumpeng Bersama Kader di Arena Berapan Kerbau

Redaksi FocusNTB

Polsek Maluk dan Puskesmas Setempat Gelar Vaksinasi Massal di Desa Mantun

Redaksi FocusNTB

Kapolda NTB Pimpin Sertijab Dua Kapolres dan Dua PJU Polda NTB

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment