Focus NTB
HEADLINE NEWS

Putusan Sidang Cerai di PA KSB Diduga Bermasalah dan Prosedur Mediasi Dilewati

FOTO. Tampak depan Kantor PA Taliwang KSB.(Focusntb/Istimewa)

FocusNTB, Sumbawa Barat – Putusan sidang perceraian antara Kalam Nasir (tergugat) dengan Ramlah (penggugat) di Pengadilan Agama (PA) Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diduga bermasalah, kemudian prosedur mediasi dilewati dan cenderung ada keberpihakkan.

Hal itu dipaparkan tergugat, Kalam Nasir (suami) warga Desa Kalimantong, Kecamatan Brang Ene, usai menjalani persidangan dengan agenda putusan di PA Taliwang, Kamis (2/12/2021) siang.

Menurutnya, proses persidangan sepertinya dipaksa dan sidang dilakukan selama tiga hari secara berturut-turut dimulai Selasa, Rabu dan Kamis, dan sidang terakhir pada Kamis, Majelis Hakim memutuskan dan menerima gugatan cerai yang dilayangkan istrinya.

“Inikan aneh, dan saya bertanya, ada apa,” ujar tergugat dengan tanda tanya dan heran.

Ayah dari ketiga anak ini berpendapat, seharusnya Majelis Hakim memberikan ruang dan hak kepada kedua belah pihak untuk melakukan mediasi sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016.

Tergugat menambahkan, Majelis Hakim harusnya bertanya apakah para pihak mempunyai mediator? jika tidak, maka Majelis Hakim akan menentukan seorang mediator untuk memimpin mediasi para pihak.

Majelis Hakim setelah menentukan mediator yang bersertifikat atau Hakim lain untuk menjadi mediator, barulah dilakukan mediasi dan mediasi itu dilakukan di dalam ruang khusu atau tertutup maksimal dua kali, kemudian hasil mediasi dituangkan kedalam berita acara.

“Bila dalam mediasi tidak tercapai perdamaian atau rujuk, maka barulah proses perkara perceraian dapat dilaksanakan, tapi ini tidak dilakukan sama sekali,” ungkapnya.

Selain itu, yang membuat keberatan tergugat dan merasa heran adalah menerima keterangan dua orang saksi yang dihadirkan istrinya yang sama sekali tidak mengetahui tentang rumah tangga tergugat dan penggugat.

READ  Program Pamsimas III Dan KOTAKU Tuntas, Aset Dan Pengelolaan Diserah Terimakan

Mirisnya lagi, saksi yang dihadirkan penggugat (istrinya) tidak tinggal dalam satu lingkungan atau desa yang sama, melainkan orang jauh di luar desa tempat tergugat dan penggugat tinggal.(Fn)

Related posts

Pelatihan UMKM Kewirausahaan Mandiri Di KSB Resmi Di Buka Bupati

Redaksi FocusNTB

Wagub Tegaskan JPS Gemilang Beri Pengaruh Luar Biasa Bagi UMKM di NTB

Redaksi FocusNTB

DPC PDI-P KSB Tolak Impor Beras, Stok Pangan Dalam Negeri Cukup

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment