Focus NTB
HEADLINE NEWS SUMBAWA

Terkait Berita “Broker” Asal Ujung Pandang YB, Redaksi Focus NTB Minta Maaf

FocusNTB, Sumbawa Barat –Terkait pemberitaan terhadap salah seorang pengusaha berinisial YB asal Ujung Pandang, Staf dan Redaksi FocusNTB.com secara resmi meminta maaf atas kesalahan dari pemberitaan yang telah disajikan kepada pembaca.

Adapun berita yang tayang pada edisi 23 Desember 2021 dengan Judul “Broker YB Asal Ujung Pandang Dilapor ke Polisi, Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan” redaksi dan staf menganggap berita tersebut terdapat kekeliruan terhadap penggunaan kata “Broker”.

Sumber Kekeliruan

Bahwa tidak ada korelasi penggunaan kata “broker” yang ditujukan kepada YB dengan isi pemberitaan yang telah ditayangkan Tim Focus NTB setelah mendapat informasi dari seseorang sumber di Kabupaten Sumbawa Barat, bahwa YB diduga melakukan penyerobotan tanah di lahan milik Lusy (51) yang berlokasi di Nanga Menga, Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang dengan luas lahan 4 hektare 30 are dan 1 hektare, pada Rabu (22/12/2021).

Klarifikasi

Informasi dari YB saat di konfirmasi awak media melalui WhatsApp mengatakan, bahwa apa yang dilaporkan Lusy ke polres KSB terkait dugaan penyerobotan lahan itu tidak benar.

YB sendiri menjelaskan, justru dia yang sudah mengeluarkan uang Rp 500 juta untuk pembelian lahan kakak Lusy atas nama Slamet Riadi namun hingga saat ini belum menerima surat tanah dan sertifikat dari yang bersangkutan.

Permintaan Maaf Staf dan Redaksi Focus NTB

Focus NTB mengakui berita yang diterbitkan pada 23 November 2021 berjudul “Broker YB Asal Ujung Pandang Dilapor ke Polisi, Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan” adalah berita yang keliru dan tidak ada korelasi dengan substansi dalam tubuh berita.

Untuk itu, Staf dan Redaksi Focus NTB meminta Maaf kepada Tim Legal YB dan khususnya kepada pembaca Focus NTB yang secara langsung mendapat informasi.

READ  Broker YB Asal Ujung Pandang Dilapor Ke Polisi, Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan

Kebijakan redaksi Focus NTB meminta maaf atas kekeliruan tersebut sebagaimana dipublikasi media ini tentu saja mempedomani ketentuan kode etik jurnalis dan pedoman media siber yang ditandatangani Dewan Pers dan Komunitas Pers tertanggal 2 Februari 2012.

Karena itulah menjadi kewajiban bagi Focus NTB untuk meminta maaf atas kekeliruan dari pemberitaan tersebut.(Fn)

Related posts

Diduga Jadi Pengedar Narkoba, Seorang Pria di Taliwang Diringkus Polisi

Redaksi FocusNTB

Tokoh Masyarakat Syamsuryadi Jibes, Jamin Paslon Firin-Fud Menang 93 Persen di 9 TPS Kelurahan Dalam

Redaksi FocusNTB

Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Sumbawa Barat Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Kepada Murid Pesantren

Redaksi FocusNTB

Leave a Comment